Student Employee Penerapan RFID Koleksi Perpustakaan UB

Penerapan teknologi informasi dalam bidang perpustakaan semakin hari semakin berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Pada era digital, banyak sekali penemuan instrument atau alat bantu dalam teknologi informasi, salah satunya adalah Radio Frequency Identification (RFID). RFID sebagai penerus teknologi barcode merupakan salah satu pengembangan dalam bidang dokumentasi dan informasi yang mulai dikembangkan di dunia perpustakaan.

Penerapan RFID pada koleksi perpustakaan akan memberikan banyak sekali manfaat antara lain: sebagai media pengamanan dan upaya preventif pencurian koleksi buku, meningkatkan kualitas layanan serta mempercepat kinerja petugas perpustakaan.  Perpustakaan UB sebagai perpustakaan berbasis TI sudah menerapkan RFID pada koleksi yang dimiliki. Namun sayangnya, koleksi buku Perpustakaan UB yang belum tertempel RFID masih tersisa kurang lebih 115 ribu eksemplar pada label putih.

Oleh sebab itu, guna percepatan penerapan teknologi RFID  Perpustakaan UB melakukan Open Recruitment Student Employee untuk melakukan pemasangan RFID pada setiap koleksi. Proses Open Recruitment Student Employee ini dibuka tanggal 1 sampai dengan 3 Oktober 2018. Setelah itu dilakukan interview pada 19 pelamar pada tangga 9 Oktober 2018 oleh 3 Koordinator antara lain Dedi Gusro S.Ag (Kasubag TU), Agung Suprapto, S.Sos., MA (Korbid. Layanan Pengguna) dan Dra. Widia Permana, S.Sos., MAB (Korbid Layanan Teknis).

Dari 19 pelamar itu kemudian diseleksi hingga tinggal 10 orang antara lain: Ahmat Khoirudin, Aulia Rahmadanty, Bagas Alwi, Dhea Anggita, Firta Amalia, Lailatul Riskha, Muhammad Hafiduddin, Muhammad Rifqi, Nandiva Irma dan Sekar Ayu. Kesepuluh mahasiswa ini merupakan mahasiswa D3 Perpustakaan dan Arsip Vokasi.

Motivasi para mahasiswa melamar menjadi student employee di Perpustakaan UB ini mayoritas sama antara lain: ingin mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah, menambah pengalaman bekerja di perpustakaan, belajar magang dan mengisi waktu senggang karena perkuliahan belum aktif penuh.

Adapun urutan proses kerja mereka dimulai dengan menempelkan RFID pada buku, buku yang sudah ditempeli RFID kemudian distempel, kemudian dilanjutkan dengan tangging (input) buku menggunakan aplikasi Inlislite V3 dan terakhir penempelan stiker RFID di punggung buku. Para mahasiswa yang menjadi student employee ini bekerja mulai dari jam 8 pagi sampai dengan 12 siang dengan target 1 orang menempelkan RFID pada 200 buku setiap harinya. Perkiraan waktu agar semua koleksi buku Perpustakaan UB ditempeli dengan RFID sampai bulan Desember 2018. Selama proses penempelan RFID, rak koleksi ditutup sementara agar tidak mengganggu proses penempelan.