IMG_0056

PERPUSTAKAAN, PUSTAKAWAN DAN KEPUSTAKAWANAN

Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. (UUD RI Nomor 43 Tahun 2007)

Perpustakaan

adalah institusi/lembaga yang menyediakan koleksi bahan perpustakaan tertulis,

tercetak dan terekam sebagai pusat sumber informasi yang diatur menurut sistem

dan aturan yang baku dan didayagunakan untuk keperluan pendidikan, penelitian

dan rekreasi intelektual bagi masyarakat.

 

Dengan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa perpustakaan adalah suatu lembaga yang didalamnya terdapat berbagai karya tulis atau cetak yang berguna sebagai information center yang disimpan menurut tata susunan tertentu untuk memudahkan pengunjung untuk mencari data-data,

selain itu perpustakaan juga berfungsi sebagai pendidikan, penelitian, informasi, dan kultural. Dan perlu diketahui bahwa buku-buku di perpustakaan bukan untuk dijual.

  1. Definisi Pustakawan

Pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan. (UUD RI Nomor 43 Tahun 2007)

Pustakawan ialah orang yang memberikan dan melaksanakan kegiatan perpustakaan dalam usaha pemberian layanan kepada masyarakat sesuai dengan visi dan misi lembaga induknya (Sulistiyo Basuki, 1993 : 8)

Jadi dapat disimpulkan bahwa pustakawan adalah seseorang yang ahli dalam bidang perpustakaan yang bisa membantu orang menemukan buku, majalah, dan informasi lain, serta mengelola dan mengatur dokumen ataupun laporan yang ada dalam sebuah perpustakaan. Seorang pustakawan dapat memberikan layanan informasi lainnya, termasuk penyediaan komputer dan pelatihan, koordinasi program publik, peralatan bantu bagi para penyandang cacat, dan membantu dengan

mencari dan menggunakan sumber daya masyarakat.

  1. Definisi Kepustakawanan

Kepustakawanan (Librarianship) adalah penerapan pengetahuan (dalam hal ini ilmu perpustakaan) hal pengadaan, penggunaan serta pendayagunaan buku (dalam arti luas) di perpustakaan serta jasa perpustakaan (Sulistiyo Basuki, 1993 : 6).

Menurut Lasa Hs. (2009 : 155) kepustakawanan (Librarianship) adalah ilmu dan/atau profesi di bidang perpustakaan, dokumentasi, dan informasi.

Dari dua pengertian tersebut dapat diartikan bahwa kepustakawanan adalah sistem sosial, dalam wujud interaksi dan kegiatan yang terus menerus dilakukan (diproduksi) dan diulang (reproduksi). Semua ini bisa disebut praktik-praktik sosial (social practices) yang teratur sepanjang ruang dan waktu ) yang terkait dengan ilmu dan profesi di bidang perpustakaan, dokumentasi, dan informasi

  1. Kepustakawanan Indonesia

kepustakawanan Indonesia adalah bagian dari proses merajut jaringan sosial, bagian dari upaya yang menciptakan inklusi sosial dan bermuara pada kesaling-pemahaman antar anggota masyarakat, kerukunan dan kesejahteraan bersama.

Dengan demikian Kepustakawanan Indonesia, adalah bagian dari Indonesia yang beradab. Tetapi, itulah celakanya! Semua itu adalah teori tentang kepustakawanan dan kepustakawanan Indonesia. Di tengah situasi krisis seperti sekarang ini, maka sangatlah sulit percaya bahwa semua teori itu telah diaplikasikan dalam praktik-praktik perpustakaan di Indonesia.

 

oleh Daimul Khoir
%d bloggers like this: