Pengembangan Indonesia One Search dalam mendukung Interlibrary Loan dan NoPlagiarism

Materi ini disampaikan oleh inisiatornya langsung yakni Bapak Ismail Fahmi, Ph.D. Materi seminar ini membahas mengenai tujuan dibuatnya IOS adalah untuk menjadikan satu pintu atau satu portal pencarian dari seluruh koleksi publik baik yang dimiliki perpustakaan, museum, dan arsip di seluruh Indonesia juga seluruh koleksi elektronik internasional yang dimiliki oleh Perpusnas. Selain itu, juga untuk mengenalkan para peserta tentang keberadaan IOS dan fitur-fiturnya. Jadi, IOS merupakan program dari Perpusnas yang merupakan open access discovery system level nasional.

Hambatan dari program ini yakni tidak semua institusi memiliki kebijakan untuk open akses terhadap koleksi fulltext yang dimiliki, takut akan di plagiat oleh orang lain maupun takut ketahuan plagiat pada karyanya sendiri, perlunya dukungan pemerintah untuk aturan yang tegas mengenai open akses untuk koleksi full teks. Padahal open akses memiliki keuntungan yang sangat banyak, seperti: mudah untuk temu kembali, membantu pencegahan plagiarisme, meningkatkan ranking internasional, mengetahui dampak dari penelitiannya, dan sebagainya.

IOS juga memiliki program interlibrary loan yang merupakan jasa pinjam antar perpustakaan. Program ini direncanakan akan diaplikasikan di Malang dan dinamakan Malang interlibrary loan (MILL). Ini merupakan pioneer untuk aplikasi interlibrary loan IOS pertama di Indonesia. Anggota dari MILL ini untuk sementara dari 5 perguruan tinggi negeri yang ada di Malang, jika program sudah berjalan dengan stabil maka akan diperluas dengan merangkul juga perpustakaan perguruan tinggi swasta dan perpustakaan daerah.

Jika dalam penerapan IOS terdapat kesulitan, pertanyaan dan sebagainya, maka disediakan volunteer umum dan volunteer konsorsium yang bertugas untuk membantu seluruh permasalahan terkait IOS. Tugas mereka antara lain: memastikan semua repositori milik anggota MILL terdaftar ke dalam IOS, mereview dan mengaktifkan repositori milik MILL, mengupdate data repositori MILL. Sedangkan Syarat-syaratnya antara lain: mengerti cara kerja dan cara ujicoba OAI-PMH, bisa melakukan troubleshooting terkait implementasi OAI-PMH di repositori partner.

Selain itu kelebihan lain yang tak kalah penting dari IOS adalah plagiarism checker. Dengan ini akan sangat memudahkan pendeteksian plagiarism jika repository terbuka (open akses) dan menghindari serta meniadakan maraknya plagiarism yang sering terjadi. (Christinia Minarso)

Butuh Bantuan ? Chat dengan Kami
%d bloggers like this: