Perpustakaan UB Tambah Jam Layanan

Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB) Malang kini tengah berbenah. Mulai akhir September 2013 beragam kegiatan pembenahan pun dilakukan. Diantaranya inventarisasi koleksi, menata ulang ruang baca, penambahan koleksi, hingga penyediaan internet gratis melalui hotspot/WiFi. Bahkan demi melayani seluruh mahasiswa, termasuk yang kuliah di program non-reguler, mulai akhir bulan ini perpustakaan menambah jam layanan.

Pada Senin-Jum’at, jam layanan dibuka sejak pukul 06.00-22.00 WIB. Khusus hari Jum’at, jam istirahat dimulai pukul 11.00-13.00 WIB sehingga jam buka pada Jum’at adalah 06.00-11.00 WIB dan 13.00-22.00 WIB. Pada hari Sabtu, jam layanan adalah 08.00-20.00 WIB sedangkan Minggu buka pukul 09.00-17.00 WIB. “Kami memang ingin melayani mahasiswa, dosen dan para pengunjung dengan optimal,” tegas koordinator pelayanan, Hermintatik.

Pembenahan ini, kata Hermin, dimaksudkan untuk mengubah cara pandang pegawai dan pengguna terhadap perpustakaan. Menurutnya perpustakaan perlu dipandang sebagai jantung perguruan tinggi. Dengan peran tersebut, maka pegawai perlu merubah cara pandangnya, bukan sekedar menjadi penjaga “gudang buku” atau tempat transaksi peminjaman buku dan menarik denda jika pengembalian terlambat. Namun lebih jauh, pihaknya ingin mereka menjiwai tugasnya sebagai pustakawan yang menjadi pengelola jantung perguruan tinggi.

“Demikian juga dengan mahasiswa dan dosen. Mereka jangan sekedar menjadi masyarakat wajib baca buku bila kebetulan ada tugas akademik,” kata Hermin. Mahasiswa dan dosen, kata dia, merupakan “masyarakat belajar” yang sadar bahwa membaca adalah kebutuhan sepanjang hidup. “Perubahan cara pandang perlu dilakukan agar perpustakaan benar-benar berfungsi sebagai jantung perguruan tinggi, bahkan jantung kehidupan masyarakat pada umumnya,” tegasnya.

Perpustakaan juga memiliki peran strategis lain yakni sebagai pusat informasi dan referensi berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Seiring dinamika UB, seperti dibukanya fakultas dan program studi baru, perpustakaan UB Malang terus berusaha melengkapi koleksinya termasuk koleksi umum.

Untuk meningkatkan koleksi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, perpustakaan utama menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga diantaranya Sampoerna Foundation. Dalam waktu dekat juga akan dijajagi kerjasama dengan Perpustakaan Nasional Jakarta. Berbagai kerjasama dilakukan untuk mempercepat realisasi UB menjadi world class entrepreneurial university dan e-research university. “Kerjasama dalam bidang penguatan akademik melalui penyediaan buku-buku berkualitas internasional mutlak diperlukan untuk mendukung UB menjadi universitas riset berkelas dunia,” kata Hermin. [D-Khoir/denok]

Butuh Bantuan ? Chat dengan Kami
%d bloggers like this: