RAPAT KERJA 2017 PERPUSTAKAAN UB

Perpustakaan Universitas Brawijaya baru saja melaksanakan Rapat Kerja 2017 di Hotel Rejeki, Magetan, Jawa Timur. Acara yang rutin diadakan sejak empat tahun yang lalu itu berlangsung pada tanggal 17-18 November 2017. Rapat Kerja 2017 kali ini diikuti oleh 62 peserta yang semuanya merupakan staf Perpustakaan UB.

Rapat kerja rutin diadakan setiap tahun untuk mengevaluasi kinerja seluruh bagian dan staf selama satu tahun terakhir. Dalam rapat kerja, setiap bagian menyampaikan program apa saja yang telah berhasil dilaksanakan selain itu apa saja yang belum bisa dilaksanakan dengan dikemukan penyebabnya. Tak hanya itu saja, setiap bagian juga kemudian mempresentasikan program kerja untuk tahun depan.

Rapat Kerja Perpustakaan UB 2017 dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran yang dibaca oleh salah satu staf Perpustakaan UB: Prayoga Rizki Wikandani SAP. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Staf Pendamping Ahli Perpustakaan UB Dra. Welmin S A, M.Lib. Dalam sambutannya Ibu Welmin menganjurkan agar Perpustakaan UB segera merealisasikan MILL (Malang InterLibrary Loan) karena beliau melihat para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi sudah banyak yang membahas tentang MILL.

“Ironisnya, menurut riset salah satu mahasiswa tersebut ada 5 Universitas yang tergabung MILL namun pustakawannya jarang yang mengetahui tentang MILL,” ujar Ibu Welmin menguatkan pendapatnya tersebut.

Ibu Welmin juga mengangkat isu-isu yang kini sedang trend di dunia perpustakaan, salah satunya tentang edaran Menristekdiktim bahwa Perpustakaan Perguruan Tinggi tidak membutuhkan Pustakawan Utama.

Sementara itu Kepala Perpustakaan UB dalam sambutannya mengutarakan tentang adanya tim pengukuran indikator kinerja di Universitas Brawijaya dimana beliau menjadi salah satu anggota tim di dalamnya. Pengukuran indicator kerja ini akan diterapkan pada tahun 2018. Maka nanti untuk mengukur kinerja seseorang pegawai menggunakan indikator-indikator kinerja, sehingga layak apabila seorang pegawai mendapatkan 80 % atau 100 %.

“Untuk mengukur pekerjaan tendik akan lebih susah karena variasi pekerjaannya yang sangat banyak.”

Setelah Rapat Kerja 2017 dibuka oleh Bapak Johan, maka para koordinator bidang diberikan kesempatan untuk mempresentasikan evaluasi kinerja 2017 dan rencana kerja 2018. Para koordinator itu antara lain Koordinator Bidang Layanan Pengguna Agung Suprapto,S.Sos, MA., Kasubbag Deddy Gusra S.Ag, Koordinator Bidang Pengembangan dan Kerjasama Suprihatin, S.IP, MA.,; Koordinator Bidang Layanan Teknis Dra. Widia Permana, S.Sos, MAB dan Koordinator TI Pitoyo Widhi Atmoko, S.Si, M.Si.

 

 

Butuh Bantuan ? Chat dengan Kami
%d bloggers like this: