Seminar Nasional Literasi Informasi di Universitas Negeri Yogyakarta

Perpustakaan UB baru saja mengirim dua stafnya untuk mengikuti seminar nasional bertajuk Literasi Informasi: Keberlangsungannya dari Sekolah sampai dengan Perguruan Tinggi. Seminar yang diadakan oleh UPT Perpustakaan UNY ini diselenggarakan pada tanggal 6 April 2016 di Ruang Sidang Utama Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta. Seminar ini termasuk di dalam rangkaian acara peringatan Dies Natalis Universitas Negeri Yogyakarta ke 52.

 

DSCN0060a

 

Pembicara dalam seminar ini adalah Hanna Chaterina George S.S., M.I.KOM dengan materi tentang Literasi Informasi di Sekolah dan Dhama Gustiar Baskoro, SS., M.Pd. dengan materi tentang Literasi Informasi di Perguruan Tinggi. Seminar yang berlangsung dari jam 8 sampai dengan 13.00 WIB ini diikuti oleh para pegawai perpustakaan mulai dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Perpus UB sendiri mengirimkan dua stafnya yaitu Ihwan Hariyanto, Kaur Publikasi dan Sosial Media dan Munip SAP, staff di Bagian Pengadaan Koleksi.

Di awal materi, Ibu Hanna menjelaskan terlebih dahulu kepada para peserta seminar tentang definisi dari Literasi Informasi yaitu mencakup seperangkat keterampilan untuk memecahkan masalah ataupun untuk membuat keputusan, baik untuk kepentingan akademisi atau pribadi, melalui proses pencarian, penemuan dan pemanfaatan informasi dari berbagai sumber serta mengkomunikasikan pengetahuan baru ini dengan efisien, efektif dan beretika.

DSCN0089a

 

Ibu Hanna menuturkan bahwa untuk mewujudkan literasi informasi maka setiap perpustakaan harus memiliki program yang ditawarkan kepada para pengunjung. Beliau lalu mencontohkan program dari beberapa perpustakaan sekolah yang pernah dikelolanya selama ini. Dari contoh-contoh itu bisa diambil kesimpulan bahwa literasi informasi tidak terbatas pada aktivitas membaca saja, namun kita bisa mengemasnya dengan kegiatan yang menarik minat pengunjung seperti membuat kerajinan tangan (Do It Yourself) hingga mengadakan Guitar Clinic.

Pada materi kedua, Bapak Dhama mengatakan bahwa Literasi Informasi bukan hanya tentang ketrampilan menggunakan computer dan TI, melakukan penelusuran informasi, menulis dan presentasi namun menciptakan mahasiswa pembelajar mandiri sepanjang hayat.

Mahasiswa yang literat akan mampu mengidentifikasi batasan dan kebutuhan informasi yang dicarinya. Mencari informasi dengan efektif, refletif, selektif dan evaluatif. Mampu memahami pengetahuan awal, informasi baru yang didapatkan (schema)dan menggunakan informasi baru dalam proses pembentukan pengetahuan baru (schemata). Mampu menentukan bentuk produk informasi terbaik untuk dikomunikasikan secara legal dan etis.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan mengetahui dan mengerti apa itu Literasi Informasi, melakukan penelusuran informasi yang efektif dan efisien agar nanti bisa membantu para pengunjung yang membutuhkan literature informasi di perpustakaan masing-masing.

 

Butuh Bantuan ? Chat dengan Kami
%d bloggers like this: