(Indonesia) Suka Duka Kuliah di Kota MALANG

Sorry, this entry is only available in Indonesia.

Kota MALANG merupakan salah satu kota yang memiliki udara yang segar dan sejuk, sehingga Kota Malang juga dikenal dengan sebutan “Kota Kembang”. Banyak sekali sebutan atau istilah Kota Malang disamping sebagai kota pendidikan. Kota ini memiliki banyak sekali kampus-kampus ternama, baik negeri maupun swasta. Selain itu, kota Malang juga memiliki beberapa lembaga pendidikan tinggi yang terkenal di Indonesia, seperti Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UNM), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Malang (UNISMA), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM )dan masih banyak sekali kampus swasta yang lainnya. Kampus-kampus di kota Malang ini memiliki fasilitas yang baik dan dosen-dosen yang kompeten, sehingga tidak heran jika kota Malang dikenal sebagai salah satu kota pendidikan terbaik di Indonesia.

Pasti banyak sekali pengalaman yang didapat oleh para mahasiswa yang mengenyam pendidikan tinggi di beberapa kampus ternama di Kota Malang. Dan setiap mahasiswa pasti mengalami suka duka yang berbeda-beda. Namun, dari pengalaman beberapa mahasiswa mengenai kuliah di kota Malang, ada beberapa suka dan duka yang mungkin bisa bagikan:

Suka:

  • Kota Malang sejak dulu memiliki udara yang sejuk dan segar, sehingga cocok untuk tinggal dan belajar serta suasana yang tenang.
  • Warga Kota Malang terkenal dengan sikap yang ramah dan sopan kepada para pendatang.
  • Ada banyak tempat wisata di kota Malang, seperti Kampung Warna Warni, Ada banyak pantai seperti Pantai Balaikambang, Kondang Merak, Batu Bengkung, Gunung Bromo, dan masih banyak yang lainnya.
  • Biaya hidup di kota Malang relatif cukup terjangkau dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya. Sebagai contoh saja, di Malang Anda bisa mendapatkan nasi bungkus lengkap dengan lauk seharag Rp.5.000 s/d Rp.7.000 saja.

Duka:

  • Jarak antar kampus di kota Malang cukup jauh kecuali 3 Universitas negeri yang hampir satu lokasi yaitu UB,UNM dan UIN Maliki, sehingga perlu waktu untuk menempuh perjalanan dari satu kampus ke kampus yang lain.
  • Ada beberapa jurusan yang tidak tersedia di kampus-kampus di kota Malang, sehingga mungkin perlu mempertimbangkan untuk kuliah di kota lain.
  • Transportasi umum di kota Malang masih terbatas, sehingga mungkin perlu memiliki kendaraan pribadi atau tergantung pada ojek online untuk bepergian. Ditambah lagi jalan-jalan di Kota Malang tidak begitu luas dan terlalu banyak kendaraan sehingga sering macet di jam-jam sebelum dan sesudah perkuliahan.

Nah gimana Sobat Pustaka, apakah kalian juga merasakan hal yang sama terkait suka-duka kuliah di Malang? Bisa juga lho kalian menambahkan di komentar.