(Indonesia) Memaknai Peringatan Hari Reformasi Nasional

Sorry, this entry is only available in Indonesia.

Hari Peringatan Reformasi Nasional diperingati setiap 21 Mei,  Memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah di Indonesia. Makna Hari Reformasi Nasional ini memiliki peristiwa memperingati berakhirnya masa Orde Baru yang dianggap tidak demokratis dan korup. Orde Baru, yang dipimpin oleh Presiden Soeharto, telah berkuasa selama 32 tahun dan dianggap telah mengalami krisis ekonomi, politik, hukum, dan sosial yang memicu protes dan demonstrasi besar-besaran .

Peristiwa selanjutnya memperingati kelahiran Gerakan reformasi yang didorong oleh krisis ekonomi dan politik yang menimpa Indonesia pada tahun 1997-1998. Krisis ini yang menyebabkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah menurun, dan demonstrasi mahasiswa menjadi sangat luas dan keras. Ini juga Memperingati perubahan besar-besaran pada sistem pemerintah Indonesia yang didasarkan pada asas dan cita-cita bangsa. Reformasi ini membawa adanya perubahan pada struktur pemerintahan, mengakhiri era Orde Baru, untuk membuka jalan bagi demokrasi yang lebih luas dan inklusif .

Makna Reformasi Nasional ini mencakup kemampuan individu untuk menerapkan keterampilan fungsional pada perangkat digital sehingga dapat menemukan dan memilihi informasi,berpikir kritis, berkreativitas, berkolaborasi bersama dengan orang lain, berkomunikasi secara efektif, dan tetap menghiraukan keamanan digital serta konteks sosial dan sejarah yang berkembang . 

Definisi lain makna Hari Reformasi Nasional juga mencakup kemampuan untuk mendapatkan, memahami, dan menggunakan informasi yang berasal dari berbagai sumber, termasuk visual, media dan komunikasi.  Ada satu kutipan pendapat berisi ’’ bahwasanya literasi digital juga adalah kemampuan dalam menggunakan informasi dari berbagai sumber digital yang disajikan melalui platform komputer’’.

Makna Reformasi Nasional pada masa kini,  yaitu seperti literasi digital dapat diartikan sebagai kemampuan individu untuk menerapkan keterampilan fungsional pada perangkat digital sehingga juga dapat menemukan dan memilihi informasi, berpikir kritis, berkreativitas, berkolaborasi bersama orang lain, berkomunikasi secara efektif, dan tetap menghiraukan keamanan elektronik serta konteks sosial dan sejarah budaya yang berkembang. Ada Makna definisi lain yaitu mencakup adanya beberapa kemampuan yang berupa kompetensi pemanfaatan teknologi, memaknai dan memahami konten digital serta menilai kredibilitasnya, dan berkomunikasikan dengan platform alat yang tepat .