(Indonesia) Mengatasi Prokrastinasi Dalam Membaca dan Menulis di Kalangan Mahasiswa

Sorry, this entry is only available in Indonesia.

Prokrastinasi atau biasa di sebut menunda-nunda pekerjaan, merupakan masalah umum yang sering di hadapi oleh banyak mahasiswa. Berdasarkan data dari Ellis & Knaus (2002: 374), hampir 70% mahasiswa melakukan prokrastinasi. Kebiasaan ini dapat menghambat produktivitas dan berdampak negatif pada akademik mahasiswa. Munculnya perilaku prokrastinasi ini tidak terjadi begitu saja namun terdapat peenyebab yang melatarbelakanginya. Ferrari, Johnson, & Mc Cown (1995: 81) menyebutkan bahwa penyabab prilaku prokrastinasi ini adalah adanya pikiran irrasional dari prokrastinator, yaitu anggapan bahwa suatu tugas harus diselesaikan dengan sempurna, adanya kecemasan karena kemampuannya dievaluasi, malas dan kesulitan dalam mengatur waktu dan tidak menyukai tugasnya, adanya faktor lingkungan seperti kurangnya pengamatan dari lingkungan tersebut dalam artian tidak ada yang mengawasi. 

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi prokrastinasi ini adalah dengan membuat jadwal yang terstruktur, tentukan waktu khusus setiap harinya untuk membaca dan menulis. Dengan memiliki jadwal harian atau mingguan yang teratur seperti ini mahasiswa dapat  membentuk kebiasaan yang konsisten. Selain mengatur jadwal dengan baik menetapkan tujuan yang jelas dan spesifik juga dapat membantu mahasiswa untuk fokus pada apa yang perlu di capai atau di kerjakan. Dari pada menetapkan tujuan yang ambigu seperti “membaca lebih banyak setiap harinya” lebih baik menetapkan tujuan yang konkret seperti “membaca 20 halaman buku setiap harinya” tujuan yang spesifik seperti ini lebih mudah untuk diukur dan dicapai sehingga lebih mudah dalam melihat hasil dari kebiasaan baik ini. 

Mencari kelompok belajar juga akan membantu mengurangi kebiasaan prokrastinasi, dengan bergabung dengan kelompok atau kelompok menulis dimana setiap anggotanya saling mendukung dan mendorong satu sama lain untuk belajar dan menyelesaikan tugas. Menggunakan alat bantu atau aplikasi yang membantu mengorganisir tugas dan menjaga agar tetap pada jalur yang benar dan konsisten juga akan membantu mengatasi prilaku prokrastinasi. Konsisten adalah kunci untuk mengatasi masalah prokrastinasi yang banyak di hadapi mahasiswa, dengan membangun kebiasaan baik dan dilakukan dengan konsisten akan meningkatkan produktivitas.