Pelatihan Liter

Sorry, this entry is only available in Indonesia. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Perpustakaan UB kembali mengadakan Pelatihan Literasi, kali ini adalah pelatihan yang terakhir yaitu Angkatan 8 pada hari Rabu 20 April 2021. Pelatihan tetap diadakan secara live via Zoom mengingat saat ini masih pandemi yang tidak memungkinkan mengadakan acara offline. Acara dibuka oleh Ketua Panitia yaitu Ibu Suprihatin, S.IP., M.A pada pukul 09.00 WIB.

Pemateri dalam Pelatihan Literasi Informasi Angkatan 4 ini adalah para pustakawan dan tenaga kependidikan antara lain:

  1. Deddy Gusra, S.Ag: Pengenalan Layanan Online Perpustakaan UB
  1. Nur Subchan, S.Pd: Pemanfaatan Single Sign On (SSO) Remote Xs dan Repository UB

 

  1. Gabriel Wahyu Purnomo, S.AP., M,M: Optimalisasi Penelusuran E-Resources yang dilanggan UB

Pelatihan Literasi Informasi ini sangat penting diikuti oleh para civitas akademika UB terutama di saat masa perkuliahan online seperti sekarang, agar mereka bisa memanfaatkan semua koleksi e-resources dan layanan online dengan maksimal. Terutama para mahasiswa tingkat akhir yang sedang menulis tugas akhir seperti skripsi, tesis dan disertasi.

Semenjak pandemi melanda Indonesia di bulan Maret 2020, Perpustakaan UB sudah melakukan berbagai inovasi layanan online mulai dari up-date informasi terbaru di website dan semua akun social media, pembukaan layanan hotline via WA, pembukaan beberapa layanan online seperti Serah Simpan Naskah TA, Bebas Pustaka, Repository Request, Peminjaman dan Pengembalian Buku secara online.

Dalam pelaksanannya terkadang ada kendala yang muncul baik itu factor internal maupun eksternal. Seperti yang diutarakan oleh Pak Deddy Gusra di sesi pertama:

“Mahasiswa kerapkali melakukan beberapa kesalahan saat menggunakan layanan online seperti salah menulis alamat email, salah menulis NIM dll. Selain itu juga penggunaan email non UB membuat balasan email dari Perpustakaan UB masuk ke Spam sehingga mahasiswa tidak mengetahuinya. Kemudian komplain kepada kami padahal email balasan sudah dikirim jauh-jauh hari.”

Sementara itu Bapak Nur Subchan di sesi Pemanfaatan SSO Remote Xs menganjurkan kepada para civitas akademika UB yang mendaftarkan diri pada Remote Xs agar membuat password yang memiliki makna agar mudah diingat. Hal ini dikarenakan password akun Remote Xs menggunakan kombinasi huruf, angka dan karakter khusus agar akun tidak mudah dihack dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Dalam hal pencarian file repository, mahasiswa harus menentukan dulu tema, kata kunci dan jangka waktu file yang akan dicari agar hasil yang didapat lebih spesifik. Intinya harus menggunakan filter yang efisien dan efektif.

Di sesi tanya jawab ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh para peserta Pelatihan Literasi Informasi Angkatan 4, salah satunya dari Nabila Akhiris:

“Untuk register di Sciene Direct, email yang digunakan bebas atau harus email UB? Terimakasih.”

Bapak Gabriel menjawab bahwa mahasiswa bisa menggunakan email apa saja, entah itu gmail, yahoo dll. Namun disarankan menggunakan email lokal UB.

Sementara itu Afina M. T meminta agar didemokan prosedur pencarian buku ketika mahasiswa ingin meminjam buku. Hal ini memang menjadi perhatian khususnya mahasiswa baru yang belum pernah mendapatkan sosialisasi perpustakaan secara offline seperti sebelum adanya pandemi.

Demikianlah berita tentang Pelatihan Literasi Informasi Angkatan 8, semoga bermanfaat. Terimakasih atas partisipasi para civitas akademika UB dalam Pelatihan Literasi Informasi mulai dari angkatan 1 sampai 8, sampai juga lagi di event-event kami selanjutnya.

Butuh Bantuan ? Chat dengan Kami
%d bloggers like this: