Perpustakaan UB raih Juara 2 dan Juara Favorit Lomba Parikan Jowo UNAIR 2022

Perpustakaan UB berhasil menorehkan prestasi dengan menyabet Juara 2 dan Juara Favorit dalam Lomba Parikan Jowo yang diadakan oleh Perpustakaan UNAIR. Acara ini merupakan rangkain Dies Natalis Perpustakaan Universitas Airlangga yang ke 67. Adapun tema parikan yang dilombakan adalah “Perpustakaan ing Wayah Pandemi” atau Perpustakaan di Saat Pandemi.

Lomba ini diikuti oleh 17 peserta baik perseorangan maupun tim dengan jumlah karya sebanyak 18 video. Dewan Juri dalam lomba Parikan ini adalah Bapak Jalal, S.S.,M.Hum selaku dosen Fakultas Ilmu Budaya UNAIR dan Ibu Djuwarnik, S.Sos (Pustakawan UNAIR) yang mengawal dari awal hingga akhir acara ini. Selain dinilai oleh dewan juri, karya peserta juga ditayangkan di akun IG Perpustakaan Unair untuk penentuan juara favorit berdasarkan jumlah like dan komen yang didapatkan.

Kepala Perpustakaan menugaskan kepada Bagian Humas untuk membentuk tim parikan Perpustakaan UB yang terdiri atas Ihwan Hariyanto, Maria Desi Swista Dewi, S.Pd, S.Hum, Prayoga Rizky W., S.AP, Gabriel Wahyu Purnomo., S.AP., MM dan Khety Hariyadi Putri, S.AB., MA.   Tim Parikan Perpustakaan UB menyuguhkan parikan yang diciptakan berdasarkan kondisi dan situasi di Perpustakaan UB selama pandemi.

Masa pandemi tidak menghalangi Perpustakaan UB untuk tetap memberikan layanan kepada para civitas akademika UB. Semua dilakukan demi terpenuhinya kebutuhan para mahasiswa akan layanan Perpustakaan UB antara lain: Bebas Pustaka, Serah Simpan Naskah TA, Peminjaman dan Pengembalian Buku hingga layanan Customer Service baik via WA dan social media.

“Tujuan diadakannya lomba Parikan Jowo dalam rangka Dies Natalis ke-67 tahun ini adalah sebagai salah satu upaya untuk “nguri-uri” budaya bangsa, khususnya budaya Jawa. Yang mana kita tahu budaya bangsa kita saat ini mulai mengikis, sehingga harus ada upaya untuk tetap mempertahankannya, salah satunya dengan mengadakan lomba Parikan Jowo ini,” demikian dituturkan oleh Kepala Perpustakaan UNAIR, Ibu Suhernik, S.Sos., M.Si.

Setelah melalui proses penilaian dewan juri, dari total 18 karya parikan mengerucut menjadi lima finalis yang bersaing di babak final yang dilaksanakan pada hari Selasa, 7 Juni 2022. Adapun 5 finalis itu adalah sebagai berikut:

  1. Mistri Utami, S.Pd (SMP Negeri 5 Trenggalek)
  2. Slamet Hariyadi, S.Pd (SMP Negeri 5 Trenggalek)
  3. Tim Perpustakaan Universitas Brawijaya
  4. Angger Resi Wicaksana (Mahasiswa Prodi Pariwisata, Fakultas Vokasi UNAIR)
  5. Jaidi, S.Pd (SMP Negeri 2 Watulima Tulungagung)

 

Bertempat di Ruang Wiyata Perpustakaan Unair Kampus B, kelima finalis hadir dan tampil dengan penampilan yang total. Mengenakan kostum yang mendukung serta membawa aksesoris dan mempersentasikan makna dari parikan yang dibawakan. Adapun aspek-aspek yang dinilai antar lain: materi atau isi parikan, penampilan dan kostum. Tim Perpustakaan UB mendapatkan giliran tampil nomer urut 3, setiap peserta diberikan waktu 10 menit untuk tampil. Alhamdulillah Tim Perpustakaan UB bisa tampil dengan maksimal, berikut rekamannya.

Sebelum mengumumkan hasil penilaian, Bapak Jalal mengatakan bahwa semua finalis yang tampil hari ini merupakan peserta pilihan, dimana karya yang dihasilkan berkualitas dan sesuai dengan tema yang ditentukan oleh panitia yaitu “Perpustakaan ing Wayah Pandemi”.

Dan inilah hasil penilaian dari Dewan Juri lomba Parikan Jowo Perpustakaan UNAIR:

Juara I mendapatkan uang tunai Rp1.500.000+Piala+Souvenir+sertifikat : Angger Resi Wicaksana (Mahasiswa Prodi Pariwisata, Fakultas Vokasi UNAIR)


Juara II mendapatkan uang tunai Rp1.000.000+Piala+Souvenir+sertifikat: Tim Perpustakaan Universitas Brawijaya


Juara III mendapatkan uang tunai Rp750.000+Piala+Souvenir+sertifikat : Mistri Utami, S.Pd (SMP Negeri 5 Trenggalek)


Juara favorit mendapatkan uang tunai Rp250.000+Souvenir+sertifikat: Tim Perpustakaan Universitas Brawijaya

 

 

Alhamdulillah, terimakasih kepada semua yang sudah memberikan dukungan dan doa untuk Tim Perpustakaan UB sehingga kami bisa meraih 2 juara dalam lomba ini. Terimakasih juga kepada Dewan Juri dan Perpustakaan UNAIR yang sudah mengadakan lomba ini, semoga bisa menginspirasi generasi muda saat ini untuk mau mengenal dan melestarikan budaya bangsa, khususnya budaya Jawa.

 

 

Do you need help ? Chat with our librarian
%d bloggers like this: